Mengenal Daddy Issue Dan Tanda-Tandanya – Penggunaan istilah “daddy issue” sering digunakan pada beberapa tahun belakangan ini, namun tidak sedikit orang yang menempatkan istilah ini secara kurang tepat. Istilah ini biasa digunakan oleh orang-orang untuk merujuk wanita yang sering memiliki masalah ketika menjalin hubungan dan menyukai pria lebih tua.

Padahal bukan itu yang dimaksud dengan daddy issue. Meskipun di dalam dunia psikologi apa itu Daddy Issue juga bukanlah merupakan istilah resmi. Namun sebutan untuk seseorang yang memiliki trauma dan hubungan buruk dengan sang ayah, sehingga membuat banyak pengaruh dalam pembentukan karakternya.

Di dunia psikologi daddy issue juga bisa dibilang sebagai masalah pola asuh dan dapat terjadi pada anak lelaki atau wanita, di mana sang anak tidak berhasil memperoleh rasa nyaman dan aman dari figure seorang ayah. Keadaan ini yang selanjutnya mempunyai potensi ke arah ke masalah psikis atau jiwa.

daddy issue

Mengenali Tanda Daddy Issue

Daddy issues memegang pengaruh besar dalam sikap, pola pikir, karakter https://www.nicholasprojects.org/ serta perilaku seseorang. Bahkan bisa juga memengaruhi hubungan percintaan orang yang mengalaminya.

Berikut adalah beberapa tanda seseorang mengalami Daddy Issue:

1. Mudah Kesepian dan Tidak Suka Sendiri

Orang yang mempunyai daddy issues biasanya tidak suka kesendirian dan tidak nyaman saat habiskan waktu seorang diri. Mereka juga dapat gampang berasa kesepian, bila tidak mempunyai pasangan hidup yang dapat memberikan perhatian dan menaungi mereka.

2. Selalu Berpikiran Bahwa Hubungannya Akan Gagal

Karena tidak memperoleh perasaan aman yang cukup saat kecil, karena itu penderitanya sering memiliki pikiran negatif di suatu jalinan hingga semakin banyak memilih untuk tidak memiliki komitmen serius.

Walau demikian, ketakutan memiliki komitmen membuat mereka lebih sukai berganti-ganti pasangan atau merajut jalinan disfungsional (dipenuhi dengan perselisihan) dibanding meneruskannya ke yang serius.

3. Selalu Butuh Perhatian dan Kepastian Secara Konstan

Saat jalani sebuah jalinan, orang yang alami daddy issues seringkali berasa insecure dan takut akan ditinggal oleh pasangannya.

Masalahnya mereka condong susah untuk memercayai seseorang dan ini akan menggerakkan mereka selalu untuk menuntut kejelasan, perhatian, dan kasih-sayang dari pasangannya secara terus-terusan. Orang yang mempunyai daddy issues umumnya akan berasa benar-benar tergantung pada pasangannya.

Lalu apa yang perlu dilakukan jika kita memiliki permasalahan itu? Pertama, terimalah. Tidak perlu berasa malu. Tetapi, bila kita ingin mempunyai hubungan yang sehat, coba untuk lakukan perubahan. Evaluasi hubungan yang sejauh ini ditempuh, kenapa selalu usai tidak berbahagia, apa kita selalu cari pasangan dengan kualitas yang serupa seperti ayah?

Jadi orang dewasa, kita punyai kendalian atas hidup kita. Coba untuk melepas beberapa hal di masa lalu. Mulai dengan latih kesadaran pada apa saja opsi kita dan membuat keputusan yang lebih bagus. Usahakanlah, maafkan orang-tua. Terimalah apa yang terjadi. Bila diperlukan, tidak boleh ragu bicara dengan professional seperti psikolog.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *