Kumpulan Penyakit Psikis Yang Harus Anda Ketahui

Penyakit psikis atau masalah psikis ialah keadaan yang mempengaruhi pertimbangan, situasi hati, dan sikap. Penyakit psikis tertentu kemungkinan cuma ada kadang-kadang, dan beberapa bisa tahan lama (akut). Penyakit psikis bisa mempengaruhi kekuatan untuk terkait sama orang lain dan berperan secara normal sehari-harinya.

Istilah penyakit psikis kadang dipakai untuk mengarah dari sesuatu yang seringkali dikenali sebagai masalah psikis atau masalah mental. Masalah psikis atau masalah jiwa ialah skema tanda-tanda sikap atau psikis yang mempengaruhi beragam sektor kehidupan. Masalah ini pasti memunculkan penekanan untuk beberapa orang yang merasakannya.

Ada nyaris 300 tipe penyakit psikis atau masalah psikis yang tercatat di DSM-5 (Diagnostic and Statistical Manual of Psikis Disorders). Manual Diagnostik dan Statistik Masalah Psikis ialah buku pegangan yang dipakai oleh sejumlah profesional kesehatan dalam menolong mengenali dan menganalisis penyakit psikis.

Karena itu, berikut ialah beberapa kelompok khusus dari beberapa jenis penyakit psikis yang diterangkan dalam Manual Diagnostik dan Statistik Masalah Psikis (DSM) edisi terkini yang harus dipahami.

Penyakit Psikis

1. Neurodevelopmental Disorders (Gangguan Perkembangan Saraf)

Jenis penyakit psikologis yang pertama berasal dari kategori gangguan perkembangan saraf atau neurodevelopmental disorders. Gangguan perkembangan saraf adalah gangguan yang biasanya didiagnosis selama masa bayi, masa kanak-kanak, atau remaja. Penyakit psikologis tersebut meliputi:

  • Cacat Intelektual

Cacat intelektual terkadang disebut juga sebagai Gangguan Perkembangan Intelektual. Diagnosis penyakit ini sebelumnya disebut sebagai keterbelakangan mental. Jenis gangguan perkembangan ini berawal dari sebelum usia 18 tahun dan ditandai dengan keterbatasan fungsi intelektual dan perilaku adaptif.

Keterbatasan fungsi intelektual sering kali diidentifikasi melalui penggunaan tes IQ, yang mana dengan skor IQ di bawah 70 seringnya menunjukkan adanya batasan. Perilaku adaptif adalah perilaku yang melibatkan keterampilan praktis sehari-hari seperti perawatan diri, interaksi sosial, dan keterampilan hidup.

  • Keterlambatan Perkembangan Global

Diagnosis ini adalah untuk gangguan perkembangan pada anak-anak yang berusia di bawah lima tahun. Keterlambatan perkembangan tersebut berkaitan dengan kognisi, fungsi sosial, bicara, bahasa, dan keterampilan motorik. Penyakit psikologis ini umumnya dilihat sebagai diagnosis sementara yang berlaku untuk anak-anak yang masih terlalu muda untuk mengikuti tes IQ standar. Begitu anak-anak mencapai usia di mana mereka dapat mengikuti tes kecerdasan standar, mereka mungkin didiagnosis dengan disabilitas intelektual.

  • Gangguan Komunikasi

Gangguan ini adalah penyakit psikologis yang memengaruhi kemampuan untuk menggunakan, memahami, atau mendeteksi bahasa dan ucapan. DSM-5 mengidentifikasi empat subtipe gangguan komunikasi yang berbeda: gangguan bahasa, gangguan suara bicara, gangguan kefasihan onset masa kanak-kanak (gagap), dan gangguan komunikasi sosial (pragmatis).

  • Gangguan Spektrum Autisme

Gangguan ini ditandai dengan defisit yang terus-menerus dalam interaksi sosial dan komunikasi di berbagai bidang kehidupan serta pola perilaku yang terbatas dan berulang. DSM menetapkan bahwa gejala gangguan spektrum autisme harus ada selama periode perkembangan awal dan bahwa gejala ini harus menyebabkan kerusakan yang signifikan di bidang kehidupan penting termasuk fungsi sosial dan pekerjaan agar diagnosanya signifikan.

  • Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)

ADHD ditandai dengan pola persisten hiperaktif-impulsif dan/atau kurangnya perhatian yang mengganggu fungsi dan muncul dalam dua atau lebih pengaturan seperti di rumah, tempat kerja, sekolah, dan situasi sosial. DSM-5 menetapkan bahwa beberapa dari game slot online terpercaya gejala harus ada sebelum usia 12 tahun dan gejala ini harus berdampak negatif pada fungsi sosial, pekerjaan, atau akademis agar diagnosa berlaku.

2. Bipolar and Terkait Disorders (Bipolar dan Masalah Terkait)

Tipe penyakit psikis yang ke-2  datang dari kelompok bipolar. Masalah bipolar diikuti dengan peralihan situasi hati dan peralihan tingkat kegiatan dan energi. Masalah ini kerap kali mengikutsertakan peralihan di antara situasi hati yang bertambah dan masa stres. Situasi hati yang bertambah semacam ini bisa disampaikan dan dikatakan sebagai mania atau hipomania.

Mania

Situasi hati ini diikuti dengan masa berlainan dari situasi hati yang bertambah, semakin makin tambah meluas, atau gampang tersinggung dibarengi dengan kenaikan kegiatan dan energi. Masa mania kadang diikuti dengan hati terusik, gampang tersinggung, dan optimis yang terlalu berlebih. Orang yang alami mania lebih rawan untuk beraktivitas yang kemungkinan mempunyai resiko negatif periode panjang seperti taruhan dan belanja.

Depresi

Adegan ini diikuti dengan hati ketekan atau bersedih bersama dengan minimnya ketertarikan dalam kegiatan. Adegan ini mungkin saja mengikutsertakan rasa bersalah, kecapekan, dan gampang tersinggung. Selama saat stres, pasien bipolar kemungkinan kehilangan ketertarikan pada kegiatan yang awalnya mereka gemari, alami kesusahan tidur, serta berpikiran untuk bunuh diri.

Adegan manik dan stres dapat mengerikan untuk orang yang alami tanda-tanda ini dan keluarga, rekan, dan orang tersayang yang lain yang memperhatikan sikap dan peralihan situasi hati ini. Untungnya, perawatan yang pas dan efisien, yang kerap kali meliputi beberapa obat dan psikoterapi, bisa menolong orang dengan masalah bipolar mengurus tanda-tanda mereka dengan lebih bagus.

3. Anxiety Disorders (Masalah Kecemasan)

Tipe penyakit psikis yang ke-3  datang dari Situs Judi Slot Bet Kecil Deposit Pulsa kelompok masalah kekhawatiran. Anxiety disorders atau masalah kekhawatiran ialah penyakit psikis yang diikuti dengan perasaan takut, cemas, kuatir, dan masalah sikap berkaitan yang terlalu berlebih dan terus-terusan. Perasaan takut ini mengikutsertakan tanggapan emosional pada sesuatu teror, baik teror itu riil atau yang dipersepsikan. Kekhawatiran mengikutsertakan mengantisipasi jika teror di masa datang kemungkinan ada. Tipe masalah kekhawatiran mencakup:

Masalah Kekhawatiran Umum (GAD)

Masalah ini diikuti dengan kekuatiran terlalu berlebih pada peristiwa setiap hari. Walau beberapa depresi dan kekuatiran ialah hal yang normal serta umum dalam kehidupan, GAD mengikutsertakan kekuatiran yang berlebihan hingga mengusik kesejahteraan dan peranan seorang.

Agoraphobia

Keadaan ini diikuti dengan ketakutan yang disampaikan di beberapa tempat umum. Orang yang alami masalah ini kerap takut jika mereka akan alami gempuran cemas dalam situasi yang susah untuk larikan diri. Karena ketakutan ini, pasien agorafobia kerap menghindar keadaan yang bisa memacu gempuran kekhawatiran. Dalam beberapa kasus, sikap menghindari ini bisa capai titik di mana pribadi itu bahkan juga tidak bisa tinggalkan tempat tinggalnya sendiri.

Masalah Kekhawatiran Sosial

Masalah kekhawatiran sosial ialah masalah psikis yang umum yang mengikutsertakan ketakutan irasional jika dianya sedang dipantau atau dihakimi. Kekhawatiran yang disebabkan karena masalah ini bisa berpengaruh besar pada kehidupan pribadi dan membuat susah berperan di sekolah, tempat kerja, dan peradaban sosial yang lain.

Fobia detil

Fobia ini mengikutsertakan ketakutan ekstrim pada object atau keadaan tertentu di lingkungan. Contoh-contoh fobia detil yang biasa terhitung takut laba-laba, takut ketinggian, atau takut ular. Empat tipe khusus fobia detil mengikutsertakan kejadian alam (guntur, kilat, tornado), klinis (proses klinis, proses gigi, perlengkapan medis), hewan (anjing, ular, serangga), dan keadaanonal (ruangan kecil, tinggalkan rumah, berkendara). Saat ditempatkan pada object atau keadaan fobia, pasien kemungkinan alami mual, gemetaran, detak jantung cepat, serta ketakutan akan kematian.

Masalah cemas

Masalah mental ini diikuti dengan gempuran cemas yang kerap ada mendadak dan tanpa argumen sama sekalipun. Karenanya, pasien masalah cemas kerap alami kekhawatiran dan keasikan akan peluang alami gempuran cemas kembali. Pasien penyakit psikis ini kemungkinan menghindar kondisi dan situasi di mana dia sudah alami gempuran cemas awalnya atau di mana gempuran cemas bisa terjadi di masa datang. Ini bisa mengakibatkan kerusakan yang berarti di beberapa sektor kehidupan setiap hari dan merepotkan pasien untuk lakukan kegiatan rutin normal.

Masalah Kekhawatiran Pembelahan

Keadaan ini ialah tipe masalah kekhawatiran yang mengikutsertakan perasaan takut atau kekhawatiran yang terlalu berlebih berkaitan dengan kepisahan. Pencerita masalah kekhawatiran akan perpisahan umumnya mempunyai keterikatan dengan ketakutan untuk pisah dari orang tuanya pada periode kanak-kanak. Tapi, anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa dapat alami tipe masalah kekhawatiran ini.

Saat tanda-tanda jadi benar-benar kronis hingga mengusik peranan normal, pribadi itu bisa didiagnosa dengan masalah kekhawatiran perpisahan. Tanda-tandanya ialah ketakutan ekstrim ada jauh dari pengasuh atau figur pengiring. Orang yang menanggung derita tanda-tanda ini kemungkinan menghindar berpindah dari rumah, ke sekolah, atau menikah supaya masih tetap dekat sama figur pengiring.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *